Telkom University Jajaki Pengembangan Dana Abadi Melalui Instrumen SBSN dan Skema Cash Waqf Linked Sukuk
Pada Rabu, 23 September 2026, Telkom University menggelar pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk membahas potensi pengembangan Endowment Fund melalui instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Pertemuan membahas dua hal utama. Pertama, penawaran Sukuk Wakaf Ritel seri SWR007—mencakup karakteristik, imbal hasil, dan jangka waktu—sebagai referensi investasi yang sesuai dengan kebutuhan Endowment Fund periode 2026-2028.
Kedua, peluang pengembangan instrumen khusus melalui skema Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), yang menghubungkan dana wakaf dengan SBSN untuk menghasilkan manfaat sosial sekaligus imbal hasil. Skema ini masih memerlukan kajian lebih lanjut terkait mekanisme penghimpunan dana, bentuk wakaf, pemanfaatan imbal hasil, dan pelaporan dampak. Salah satu model yang dipertimbangkan adalah investasi melalui Private Placement pada Sukuk Wakaf yang diterbitkan Kemenkeu, bekerja sama dengan BWI.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Telkom University mengoptimalkan pengelolaan Dana Abadi melalui instrumen yang berkelanjutan, aman, dan berdampak sosial.